ARSITEKTUR FT UNSRI GELAR INTERNATIONAL SUMMER COURSE "LANSKAP BUDAYA TANJUNG BATU" LIBATKAN PESERTA LINTAS NEGARA
10
Aug/26
ARSITEKTUR FT UNSRI GELAR INTERNATIONAL SUMMER COURSE "LANSKAP BUDAYA TANJUNG BATU" LIBATKAN PESERTA LINTAS NEGARA
Palembang — Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik
Universitas Sriwijaya (FT Unsri) menyelenggarakan kegiatan International Summer
Course and Workshop bertajuk "Rural Cultural Landscape of Tanjung Batu:
Second Workshop of an Adaptation of the Recommendation on Historic Urban
Landscape (HUL) in the Rural Area". Rangkaian kegiatan tingkat
internasional ini berlangsung selama satu minggu, mulai tanggal 10 hingga 16
Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan penyambutan peserta serta acara
Welcome Dinner yang digelar pada Senin malam, 10 Agustus 2026, bertempat di
Gedung I Lantai 2 Kampus FT Unsri Palembang. Acara penyambutan ini menjadi
momen keakraban awal bagi seluruh peserta, mentor, dan panitia sebelum memulai
agenda akademis dan lapangan.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai
kalangan profesi, akademisi, peneliti, hingga mahasiswa yang berasal dari dalam
dan luar negeri,
Peserta Publik Indonesia
(Indonesian Public Participation): 23 orang
Peserta Publik Internasional
(International Public Participation): 10 orang
Mahasiswa Indonesia (Indonesian
Student Participation): 13 orang
Mahasiswa Internasional
(International Student Participation): 17 orang
Total Keseluruhan Peserta: 63
peserta yang berasal dari 8 negara (Indonesia, Taiwan, India, Jepang, Aljazair,
Belanda, Malaysia, Bangladesh, Pakistan, dan Myanmar). serta berbagai institusi dan
perguruan tinggi di Indonesia.
Selama kegiatan, peserta melakukan studi lapangan intensif
di kawasan Tanjung Batu dan Desa Burai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Metode yang diterapkan mencakup analisis lingkungan, pemetaan tantangan dan
peluang, perumusan visi, penetapan prinsip pengembangan, hingga penyusunan
usulan desain/pengembangan kawasan.
Rangkaian summer course ditutup dengan presentasi hasil
karya dan usulan pemikiran di hadapan pemangku kepentingan (stakeholders) lokal
di Gedung Pendopo Kabupaten Ogan Ilir pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sebagai
bentuk kontribusi nyata akademisi dalam pelestarian serta pengembangan lanskap
budaya pedesaan bersejarah. (CA)